Fathering in Islam: Menjadi Nakhoda Visi yang Dirindukan Anak
Intisari Refleksi
Di dalam Al-Qur’an, mayoritas dialog pengasuhan justru terjadi antara Ayah dan anak. Mengapa kehadiran batiniah Ayah tak tergantikan dalam tumbuh kembang anak?
Bila kita menelaah 14 dialog pengasuhan yang diabadikan dalam Al-Qur’an, ada fakta mencengangkan: 12 di antaranya adalah percakapan antara seorang Ayah dengan anaknya (seperti Luqman, Nabi Ibrahim, Nabi Ya'qub).
Sindrom "Fatherless" Terselubung
Banyak anak yang secara fisik memiliki Ayah, namun jiwanya "yatim". Ayah hadir sebagai penyedia nafkah materiil, tetapi tidak pernah hadir sebagai teman dialog, pembimbing visi, dan pelindung emosional.
Ketiadaan ikatan batin dengan Ayah berdampak nyata: anak laki-laki kehilangan figur maskulinitas yang bertanggung jawab, sedangkan anak perempuan rentan mencari validasi kasih sayang dari laki-laki yang salah di luar rumah.
3 Ikhtiar Menjadi Ayah yang Hadir
Menjadi Ayah yang dirindukan tidak membutuhkan waktu 24 jam sehari, melainkan kualitas kehadiran yang utuh:
1. Sesi Kencan Khusus Ayah & Anak (One-on-One)
Luangkan waktu 1–2 jam seminggu khusus berdua dengan masing-masing anak tanpa gangguan adik/kakak atau gawai. Dengarkan impian mereka, kegelisahan mereka di sekolah, dan apa yang sedang menarik perhatian mereka.
2. Terlibat dalam Permainan Fisik (Rough and Tumble Play)
Gulat ringan di karpet, bermain kejar-kejaran, atau memanjat bersama Ayah melatih anak mengontrol emosi, keberanian mengambil risiko terukur, dan resiliensi fisik.
3. Mengimami Doa dan Memeluk Anak
Pelukan hangat seorang Ayah mentransfer rasa aman yang kokoh dalam diri anak. Jangan ragu mencium kening mereka dan mendoakan kebaikan di hadapan mereka secara lantang.
Ayah Dimas Wicaksono
Fasilitator Kajian Sirah & Parenting Klasik
Berdedikasi membersamai para orang tua Indonesia dalam menumbuhkan generasi tangguh berakhlak mulia melalui pendekatan Fitrah Nabawiyah dan cinta alam terbuka di Komunitas Klasik.
Lanjutkan Membaca
Menjaga Binar Mata Anak: Menemukan Kembali Keajaiban Nyata di Era Distraksi Digital
Mengapa Adab Harus Mendahului Ilmu: Refleksi Pengasuhan Salafush Shalih
Safar Bersama Buah Hati: Membaca Ayat-Ayat Kauniyah yang Terbentang
Bergabung dengan Komunitas Klasik
Dapatkan wawasan parenting fitrah nabawiyah dan info safari terbaru langsung ke ponsel Anda.